Tidur Berkualitas Untuk Perkembangan Bayi dan Anak.

Hai..

*menyeruak dari tumpukan setrikaan*

Alhamdulillah akhirnya si soulmate (laptop kesayangan saya) telah sembuh, setelah sebelumnya sempet nggak mau nyala selama beberapa minggu. Huhuhu.

Melanjutkan beberapa draft yang sempat tertunda, salah satunya tentang ini..

Beberapa pekan lalu, saya menghadiri talkshow yang diadakan Fisher Price dengan narasumber dr. Markus M. Danusantoso, spA tentang Tidur Berkualitas Untuk Perkembangan Bayi dan Anak. 

Sebelumnya saya sempat melihat IGStoriesnya Titiw, teman saya, tentang topik ini. Makanya waktu talkshownya ada lagi, nggak pake pikir panjang untuk langsung ikutan!

 

This slideshow requires JavaScript.

Ternyata, tidur itu sangat berpengaruh loh untuk tumbuh kembang anak! Kenapa? Karena ketika tidur aktif (Rapid Eye Movement), otak anak akan merestorasi stimulasi dan apa saja yang ia dapatkan sebelumnya. Ketika memasuki fase tidur pulas atau tidur pasif, anak akan merestorasi staminanya. Bagaimana jika tidur anak terganggu atau tidak berkualitas? Anak akan susah konsentrasi, mudah lupa, mood anak jadi jelek, dan sistem imunnya terganggu karena proses restorenya ketika tidur terganggu. Durasi tidur yang baik untuk anak minimal 1 jam dan maksimal adalah 3 jam.

Semakin besar usia anak, frekuensi tidur siang anak juga akan semakin berkurang. Untuk bayi usia 12-24 bulan biasanya masih tidur siang 2 kali. Untuk anak usia 24 bulan ke atas tidur siang hanya sekali dan bisa tidak tidur siang sama sekali.

Ada beberapa mitos dan fakta tentang tidur yang dibahas oleh dokter Markus:

This slideshow requires JavaScript.

  1. MITOS: Pakai bedong, sarung tangan/kaki. FAKTA: memakai bedong dapat membuat bayi merasa nyaman. Memakai kaus tangan dan kaus kaki juga berfungsi untuk menjaga suhu netral. Tapi, ketika bayi berusia 3 minggu atau maksimal 1 bulan sebaiknya tidak lagi memakai bedong, kaus tangan dan kaus kaki lagi. Anak belajar untuk membuat dirinya sendiri nyaman dan tidur dengan sendirinya.
  2. MITOS: Bayi tidak perlu tidur siang jika malamnya sudah tidur lama. FAKTA: bayi HARUS tidur siang. Jika tidak, grafik otaknya akan aktif terus dan malamnya akan susah tidur.
  3. MITOS: Matikan/redupkan lampu agar anak cepat tidur. FAKTA: lampu sebaiknya diredupkan atau bahkan dimatikan pada saat tidur karena hormon yang menimbulkan kantuk akan aktif dalam keadaan sedikit cahaya.
  4. MITOS: Lullabies sangat membantu anak cepat tidur. FAKTA: lullabies memang membantu bayi cepat tidur. Terus kalau anaknya terbangun tengah malam dan nangis, apakah bisa ditidurkan lagi dengan lullabies? jawabannya adalah belum tentu. Yang harus dilakukan adalah cek dulu penyebab terbangun dan nangisnya kenapa.
  5. MITOS: Beri empeng agar bayi cepat tidur. FAKTA: Jangan biarkan anak ngempeng sampai tertidur. Bayi boleh diberi empeng sampai giginya tumbuh atau maksimal berusia 1 tahun.
  6. MITOS: Biarkan bayi tidur lama agar cepat besar. FAKTA: Perhatikan kualitas dan kuantitas tidur bayi, jika perlu buat jadwal teratur mengenal tidur siang dan tidur malam.
  7. MITOS: Tidak ada bedanya bayi tidur di gendongan, mobil, ayunan atau suatu keramaian (di pesta, di mall, dll). FAKTA: Tidur bayi kualitasnya akan berbeda di setiap tempat.
  8. MITOS: Bayi yang terbiasa digendong akan sulit untuk tidur sendiri (bau tangan). FAKTA: Bayi yang terbiasa digendong sampai tertidur atau sebelum ia tidur dibiasakan untuk digendong memang akan sulit untuk tidur dengan sendirinya. Dengan rutinitas digendong sampai tertidur, akan mengatur otak bayi bahwa “saya akan bisa tidur jika saya digendong”, atau “ketika digendong berarti waktunya saya tidur, kalau tidak digendong berarti belum waktu tidur saya”.
  9. MITOS: Jangan membangunkan bayi yang sedang tidur.FAKTA: Bayi perlu dibangunkan jika tidurnya terlalu lama, mengacu ke poin 6.
  10. MITOS: Bayi harus disusui dulu sebelum tidur agar tidur lebih nyenyak. Bayi nggak bisa tidur dulu kalau nggak nyusu. FAKTA: Hampir sama dengan poin 8, jika menyusui dijadikan rutinitas sebelum tidur, maka bayi akan terbiasa disusui dulu sebelum tidur bukan tidur dengan sendirinya.
  11. MITOS: Beri susu jika bayi terbangun di malam hari. FAKTA: Bayi terbangun di malam hari tidak harus diberi susu karena bisa karena berbagai faktor yaitu popoknya penuh, pup, haus, lapar, tidak nyaman dengan suhu kamar dan lain-lain.
  12. MITOS: Beri makan kenyang (MPASI) sebelum tidur agar tidur nyenyak. FAKTA: Pemberian makan sebaiknya 3 jam sebelum waktu tidur. Anak cenderung akan susah tidur jika makan kenyang dekat dengan waktu tidurnya.
  13. MITOS: Biarkan bayi main hingga malam agar tidur lebih lama. FAKTA: mengacu pada poin no.6 dan no.2, jika bayi melakukan gerakan aktif dekat dengan waktu tidurnya hal ini akan membuat bayi susah tidur dan tidak membuat tidurnya lebih lama. Sebaiknya lakukan hal-hal yang bisa membuat anak rileks atau santai sebelum tidur dan buat suasana tidur menjadi lebih nyaman.
  14. MITOS: Oleskan minyak telon/kayu putih sebelum anak tidur agar anak tidur nyenyak. FAKTA: Tidak semua anak cocok dengan pemakaian minyak telon/kayu putih. Agar anak tidur tidak harus dioleskan minyak telon/kayu putih terlebih dahulu. Yang penting baju dan kamarnya bersih dan nyaman untuk anak.
  15. MITOS: Bayi tidak boleh dibiarkan menangis saat tidur. FAKTA: Anak boleh dibiarkan menangis saat tidur supaya ia belajar menyamankan atau menenangkan dirinya sendiri. Ketika bayi menangis, boleh dibiarkan sejenak sambil diperiksa penyebab nangisnya kenapa. Semakin dewasa usianya, semakin lama pula ia boleh dibiarkan menangis, maksimal 10-15 menit.
  16. MITOS: Tidur bersama ortu (co-sleeping) agar bayi tidur nyenyak. FAKTA: Hampir sama dengan poin 8 dan 10, sebaiknya bayi diajarkan untuk tidur nyenyak dengan sendirinya.

HUAAAA..

Berasa jleb! jleb! jleb! banget deh tiap denger penjelasan dan liat slide-slide dari dr. Markus. BUANYAKKKK BANGET nih yang harus saya benahi soal kebiasaan tidur pada anak, supaya tumbuh kembangnya optimal. Kalau kata dokter Markus, selama masih bayi masih bisa diubah jadwal atau pola tidurnya. Untuk usia 2 tahun seperti anak saya, kuncinya cuma komunikasikan perubahan pola tidur dan jadikan rutinitas. Tapi kalau di atas 3 tahun sudah menjadi kebiasaan yang sulit diubahnya. PEER BANGET YHA~ #demianak

Slide-slide di bawah ini membahas hal-hal yang boleh dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebelum tidur.

This slideshow requires JavaScript.

Setelah pembahasan mengenai tidur anak oleh dokter Markus yang bikin hati JLEB! JLEB! JLEB! di bawah ini ada pembahasan dari Fisher Price mengenai mainan-mainan yang membantu anak tidur dan membantu stimulasi anak.

This slideshow requires JavaScript.

Seneng banget bisa dapat ilmu lagi apalagi soal tidur anak yang dianggap sepele ternyata cukup berpengaruh bagi tumbuh kembang anak dan BANYAK BANGET yang mesti dibenahi dari rutinitas tidur selama ini. Yaaa karena sekarang udah terlanjur, mau coba dikomunikasikan aja semoga pelan-pelan bisa diubah jadi lebih baik. Simpan info ini ah buat calon anak selanjutnya biar bisa dipraktekkin teorinya selagi masih bayi. AAMIIN!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s