Reply 1988, Drama Korea Terbaper.

Di saat yang lain ‘demam’ drama Korea Goblin, saya malah lagi baper-bapernya sama drama Korea Reply 1988. Iyaaa telat banget emang… tapiiii.. mendingan telat nonton kan ya daripada telat ngangkat? #ehgimana? *telat ngangkat cucian yang lagi dijemur pas hujan turun sodara-sodara, tolong pikirannya jangan kemana-mana*

Ceritanya sih sambil nungguin episode selanjutnya Goblin, saya selang deh nonton draKor yang lain kayak The Legend of Blue Sea dan Weightlifting Fairy Kim Bok Joo. Tapi karena semuanya on-going, saya jadi cari-cari draKor yang episodenya udah komplit. Sebenernya udah penasaran sih sama serial Reply ini, adik ipar bilang bagus, terus kak @chawrelia #sobatdrakor di grup #BuibukDrakor juga bilang gitu. Tadinya bingung mau nonton serial Reply yang mana dulu, eh pas banget di channel TV kabel ditayangin episode ke-2 Reply 1988. Coba nonton, eh loh kok bagus ya, loh kok penasaran ya? jadi…. saya memutuskan untuk nonton Reply 1988 dulu. Walaupun yang saya tonton duluan malah episode 2 dan setelahnya baru episode 1 tapi nggak mengurangi rasa penasaran dan ketertarikan saya untuk menamatkan serial ini. Jalan cerita setiap episodenya dekat sama keseharian banget. Feeling sebagai anak, sebagai orang tua, sebagai kakak, sebagai tetangga yang deketnya udah kayak saudara, sebagai cewek-yang-suka-diem-diem-sama-cowok dan sebagai cewek-yang-naksir-balik-sama-cowok-yang-naksir-dia itu dapet semuanya.

Tapi yang paling banyak bikin baper sih cerita cinta antara Jung Hwan, Deok Son dan Bo Gum. Deok Son ini cewek yang labil kalo urusan perasaan. Dia bisa naksir sama cowok cuma gara-gara temennya bilang kalo tuh cowok naksir sama dia. Padahal nggak semua yang temennya bilang itu bener. Hmm, waktu remaja pernah juga lah ya ngalamin masa labil kayak gini. Iya kan? *apa cuma gue doang? ehe.* Bo Gum dan Jung Hwan adalah cowok yang sama-sama naksir Duk Seon. Bedanya, Jung Hwan lebih banyak pertimbangan dan cenderung diam-diam dari teman-temannya dalam mengungkapkan perasaan sukanya ke Duk Seon, sementara Bo Gum justru sebaliknya. Persahabatan antara Jung Hwan dan Bo Gum sedari kecil diuji saat Bo Gum nggak sengaja tahu kalau Jung Hwan juga suka sama Duk Seon. Dari situ cerita cinta mereka bertiga mulai bikin gregetan.

Pas di episode 18, hati saya luluh lantak, waktu tahu kalau ternyata cowok yang jadi suaminya Duk Seon itu si Bo Gum. #teamJungHwan

Emang bukan salah Bo Gum yang nyampe duluan ke konser buat nemenin Duk Seon yang ternyata sendirian karena pacarnya nggak dateng dan selingkuh 😦 Tapi Jung Hwan yang kebanyakan ragu buat nyamperin Duk Seon, malah nonton bareng Dong Ryong sampe selesai 😦 MAMAM TUH RAGU! *kok kesel buk, pengalaman ya?*

Adegan itu sempet bikin saya inget sama dialog film Alexandria:

Bagas : “Aku tuh sayang sama kamu sejak kamu disitu, sampe sekarang, kamu tuh gak tau kayak apa aku sayang sama kamu, kamu tuh gak pernah…”

Alexandria : “itu dia masalahnya Gas, aku gak pernah bener-bener tau. Aku nunggu Gas, nunggu. Tapi akhirnya aku sadar satu hal. Kamu gak sesayang itu sama aku. Buktinya, buat ngomong aja kamu gak berani. Berarti kamu gak yakin Gas, kamu milih nikmatin perasaan itu sendiri. Egois Gas, egois namanya. Malah orang yang kamu bilang brengsek ini berani ngomong dan nunjukin perasaannya.

Setelah inget dialog itu, jadi bisa agak legowo kalau akhirnya memang Jung Hwan harus ‘kalah’ dari Bo Gum. Sebenernya di beberapa episode sih udah tersirat kalau Jung Hwan ini bukan suaminya Duk Seon di masa depan. Salah satunya, waktu Dukseon di masa depan nunjukin foto dia sama Jung Hwan waktu abis nonton konser bareng, terus si suami masa depan bilang “Wah, saya nggak nyangka kalau si Jung Hwan tuh sesuka itu ya sama kamu.”

Hati yang masih luluh-lantak jadi tambah berserakan waktu nonton adegan Jung Hwan ‘nyatain’ perasaannya ke Duk Seon sambil ngasih cincin di depan Dong Ryong sama Sun Woo.

tumblr_inline_o3v9s4FnPa1sfj51d_500
source: thecantabilelife.tumblr.com

*insert emot nangis darah di sini kalo ada*

“I waited an hour by the front door every day to go to school with you in the morning. I waited every night until you came home from studying. I couldn’t sleep at all because I was worried about you. I’ve thought of nothing but you. Just you. When I ran into you by chance on the bus, and when we went to the concert, and when I got the shirt from you on my birthday, I was so happy that I thought I was crazy. I wanted to see you more than a dozen times a day. I was happy just to see you. I wanted to tell you this a long time ago. I really like you. I love you.”

13408868_153704898375265_124625345_n
source: instagram.com/korea.world

Yang dibales Duk Seon hanya dengan tatapan “Yah.. elo kemana aja kemarenan gue nungguin kepastian dari elo.”

MELELEH HATI ADEK BANG.

————————-insert batas baper here ————————-

Well, sebenernya Bo Gum juga oke kok, gantengan dia malah. Tapi udah terlanjur jatuh hati karena dari awal si Jung Hwan ini treat Duk Seon sweet banget padahal karakternya kan cuek dan dingin gitu (yang dirangkum cukup lengkap di artikel ini). Setuju nggak, gaes? Gaes?

Selain cinta segitiga di antara mereka, yang bikin baper lainnya adalah adegan waktu acara ulang tahun ibunya Jung Hwan, Duk Seon bacain tulisan di plakat yang dia bikin bareng Bo Ra dan No Eul buat ayahnya yang baru pensiun dan adegan di episode terakhir, waktu sang ayah bacain surat dari Bo Ra di hari pernikahan Bo Ra dan Sun Woo. Tiga episode terakhir bener-bener sukses nguras air mata banget nontonnya. :(((((

Setelah semua episode selesai, saya nggak bisa lanjutin nonton drama Korea lain selama beberapa minggu. Belum bisa move on dari Reply 1988. Macem abis diputusin pacar pas lagi sayang-sayangnya aja lah rasanya. Hiks. #gakgituDin #ahsudahlah #nantijadicurhat

Ada juga nggak sih yang ikutan baper sama serial Reply 1988 ini? #caritemen

 

Advertisements

One thought on “Reply 1988, Drama Korea Terbaper.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s