Serunya Kelas Singkat Bayi Bermain

Beberapa waktu lalu, saya dikasih info dari Mitha tentang program yang ada di Taman Main Daycare. Salah satu program yang menarik buat diikuti adalah Kelas Singkat Bayi Bermain (Kelas Kupu-kupu untuk usia 12-18 bulan dan kelas Kepik untuk usia 18-24 bulan) oleh Rumah Dandelion.

Sebelumnya saya pernah mendaftarkan Tanya saat usianya 10 bulan untuk ikut kelas Kepompong (untuk usia 6-12bulan) di Rumah Dandelion, tapi batal ikut karena bentrok dengan acara di Bandung. Akhirnya saya putuskan untuk mendaftarkan lagi ketika Tanya berusia 12 bulan.

Program kelas Kupu-kupu tersebut diadakan ketika Tanya berusia 12 bulan lebih 2 minggu. Pas banget kan waktunya sekalian trial juga nih, seperti apa sih kelas bayi bermain itu?

Jadi, kelas Bayi Bermain yang cuma 3 hari ini isinya adalah permainan untuk para bayi. Permainan yang merangsang motorik kasar, motorik halus, aspek sosial dan kognitifnya. Begitu kata mbak Binky selaku ibu guru, pada awal pembukaan kelas Bayi Bermain.

Berikut ini kegiatan kelas Kupu-kupu yang berlangsung selama 3 hari di Taman Main daycare dari pukul 09.30 – 10.30. Pesertanya kurang lebih 10 orang, Tanya dan JJ adalah peserta yang belum bisa jalan dan paling muda di antara yang lainnya.

16 Juni 2016

  1. Opening berupa pengenalan nama dan menyapa masing masing anak sambil bernyanyi dan memukul tamborin. Anak-anak diminta menyebutkan namanya (untuk anak yang belum bisa bicara, ibunya yang membantu untuk menyebutkan namanya) sambil menepuk tamborin yang dibawa ibu guru, lalu anak-anak lain dan gurunya akan menyapa sambil menyebutkan namanya. Misalnya ketika saya menyebutkan nama Tanya, yang lain akan bilang “Halo, Tanya!”
  2. Selanjutnya setelah perkenalan, dilakukan permainan yang merangsang motorik kasar berupa merangkak melewati busa yang telah disusun sedemikian rupa, terowongan dan gym ball. Anak bebas memilih mana permainan yang akan dilakukan terlebih dahulu. Kalau Tanya memulai pertama dengan merangkak di terowongan, agak susah nih ngajakinnya, akhirnya dibujukin dengan Buninya ada di sudut terowongan yang satu lagi, badannya setengah masuk untuk memancing reaksinya, baru deh dia tertarik untuk masuk ke terowongan. Yang kedua, Tanya merangkak melewati berbagai macam bentuk busa. Yang ini susahnya karena anaknya maunya ke mana aja. Yang terakhir, Tanya ditaruh di atas gym ball dengan posisi telungkup, tangannya disuruh menggapai mainan yang diletakkan di lantai. Permainan yang ini nggak berhasil karena Tanya keburu nangis ketakutan.😅
  3. Kegiatan membaca buku cerita tentang binatang di hutan. Bu guru Binky membacakan cerita, lalu bu guru Agstried membawa boneka yang dideskripsikan oleh bu guru Binky. Ada binatang gajah, jerapah dan kelinci.
  4. Closing kelas berupa nyanyian sambil memegang kain yang lebar supaya semua anak bisa memegang kain tersebut dan menggerakkannya dengan perlahan, kencang, kemudian stop. Hal ini untuk belajar pengendalian diri anak nantinya. Setelah itu baru deh main cilukba dan selesai.

 

Hari pertama ini Tanya kelihatan senang sekali. Selain banyak mainan dan suasananya cukup nyaman, Tanya juga senang bertemu teman sebayanya. Biasanya mainnya cuma sama Buni aja sih. Hehe.

19 Juni 2016

Hari ini Tanya lagi nggak mood ikut kelas, mungkin gara-gara hari Minggu tapi harus bangun pagi? (Itu mah Buni sama Babapnya deng yang males pergi minggu pagi, hehe😛). Padahal ada materi baru berupa pengenalan perbedaan mobil-mobilan dan bola. Jadi setiap anak dikasih kotak isinya mobil-mobilan dan bola, lalu nanti pendampingnya diminta untuk mengenalkan mana mobil-mobilan dan mana bola. Setelah itu, pendamping menginstruksikan pada anak untuk menunjuk dan memisahkan antara bola dan mobil-mobilan.

Setelah itu ada pengenalan bunyi dan gerakan. Setiap anak diminta untuk mengambil dan memakai gelang kerincing. Lalu anak diminta meniru gerakan tangan sesuai instruksi dari bu guru. Bu guru akan menggerakan tangan yang telah dipasang gelang kerincing tersebut ke atas, ke depan, ke samping seperti kupu-kupu, ke bawah dan stop. Untuk gerakan stop, Tanya masih belum tertarik untuk mengikuti. Hehe.

Nah, selanjutnya permainan memindahkan bola dari keranjang satu ke keranjang lain yang diletakkan kira-kira 300-400meter. Untuk anak yang sudah bisa berjalan, tentu permainan ini sangat mudah. Buat Tanya, permainan ini adalah tantangan tersendiri, karena Tanya masih belum berani berjalan sendiri, jadi kalau nggak dipegangi tangannya dia akan merangkak. Ketika yang lain berjalan, Tanya merangkak dengan sekuat tenaga berusaha mengimbangi teman-teman yang lain, walaupun ya susah karena tangannya sambil menggenggam bola. Hehehe.

Permainan terakhir untuk hari ini adalah mewarnai pesawat yang ditempel di kertas menggunakan cat air dan spons. Pada saat permainan ini berlangsung, Tanya nggak mau mengikuti karena lapar. Jadi ketika disodorin cat air sama sponnya malah nangis. Huhuhu.

Aku nggak mau ngecat!

23 Juni 2016

Hari ini adalah hari terakhir  dari program kelas singkat Bayi Bermain kelas Kupu-Kupu. Pelajaran barunya adalah sharing mainan berupa bola dan berbagai jenis kendaraan. Satu tim terdiri dari 2 orang anak, kali ini Tanya berpasangan dengan Rayna yang usianya sudah 15 bulan. Masing-masing tim mendapatkan 1 kotak yang berisi tiruan pesawat terbang, kapal laut, mobil, helikopter dan bola. Instruksi bu guru adalah para pendamping harus mengajarkan sang anak untuk mau berbagi mainanyang ada di kotak tersebut dengan anak lain yang berada dalam timnya. Senangnya bisa melihat Tanya mau berbagi mainan dengan temannya.

Selanjutnya permainan untuk melatih pengenalan tekstur pada anak. Bu guru Agstried membagikan jaket parasut (supaya  warna mie tidak menempel pada baju) dan kotak berisi mie yang telah diwarnai pewarna makanan. Permainan ini rupanya kurang diminati Tanya. Dia terlihat jijik dan enggan memegang mie yang agak lengket tersebut.

Setelah pengenalan tekstur selesai dilanjutkan dengan pengenalan penggunaan sendok dan garpu pada makanan. Bu guru Agstried memberikan sendok plastik dan piring plastik berisi potongan pisang pada setiap anak. Lalu setelah selesai, diganti dengan pembagian garpu plastik dan piring plastik berisi potongan melon. Untuk permainan yang ini, Tanya gagal total karena Tanya lagi nggak suka makan buah potong. Jadi, instead of dimakan, buahnya dipake buat mainan. *sigh

So far, Tanya menikmati permainan yang diberikan. Tanya juga sudah nggak takut lagi sama teman-teman sebayanya tapi tetap masih takut sama orang dewasa yang baru ketemu. But the important thing is SHE LOOKS HAPPY bisa ketemu dan main bersama teman-teman sebayanya.

Sampai ketemu lagi di lain waktu ya, teman-teman di kelas Kupu-kupu A!

Terima kasih ya Rumah Dandelion dan Taman Main daycare atas programnya yang seru dan bermanfaat. Ditunggu kegiatan menyenangkan yang lainnya ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s