Berjilbab karena Terbiasa bukan karena Terpaksa.

Sebelum membaca Qur’an, terlebih dahulu kita diajarkan untuk membaca Iqra, Iqra pun ada levelnya, level 1 – 6. Setelah tamat atau lancar membaca Iqra 6, maka barulah kita melanjutkan membaca Al-Quran. Begitupun dengan berjilbab, menurut saya, perumpamaan mengenakan jilbab sama seperti membaca Al-Quran. Keduanya adalah perintah wajib dari Allah bagi umat Muslim (terkecuali jilbab yang berlaku bagi Muslimah saja), namun dalam pengaplikasiannya membutuhkan latihan supaya jadi bisa hingga kemudian terbiasa, dan mengharapkan ridho Allah semata, bukan karena terpaksa.

Dimulai dengan janjian sama rekan saya di kantor untuk sama-sama mengenakan jilbab pada hari Jum’at. Selain karena keinginan dalam diri masing-masing, menurut kami, momentnya juga pas karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Beginilah kami pada saat awal latihan memakai jilbab di kantor.

Saya yang sebelah kiri, sebelah kanan saya yang berjilbab putih adalah rekan kerja sekaligus teman dekat di kantor, namanya Ayu. Hmm, lumayan stylish lah ya untuk ukuran jilbabers pemula.:)

Foto di atas adalah minggu ke-2 latihan mengenakan jilbab, lokasinya masih di kantor. Biar berjilbab juga tetap harus bisastylish dan nggak jadi penghalang buat tetap narsis. :p

(courtesy photo: @reinza)

Setelah latihan perdana tersebut, Ayu memutuskan untuk istiqomah dalam berjilbab. Tentu sebagai teman dekat saya amat senang dan salut mendengarnya, apalagi setelah mendengar alasannya datang dari diri sendiri bahwa setelah mencoba memakai jilbab dia merasakan kenyamanan dan ingin mengenakannya sehari-hari. Alhamdulillah, latihan perdana membawa berkah.Sementara teman dekat saya sudah istiqomah, saya masih berupaya untuk membiasakan diri dan menguatkan hati. Prinsip berjilbab saya sih begini: awalnya berjilbab karena pengen, kemudian latihan berjilbab tiap weekend, insyaallah mudah-mudahan secepatnya saya akan terbiasa dan bisa mengenakan jilbab secara permanen. #rhyme :D

Dini Ramdhaniar/24/Site Wholesale Executive/Bandung

Berjilbab karena Terbiasa bukan karena Terpaksa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s